Mutiara Hikmah

"Dan berpeganglah kamu semuanya dengan tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai." (QS. Ali Imran: 103)

"Janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan.Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka." (Ar-Ruum: 31-32)

"Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung-jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah (terserah) kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat."
(Al-An'am: 159)

"Allah mensyari'atkan kepada kalian ajaran agama yang juga diwasiatkan kepada Nuh dan yang Kami wasiatkan kepadamu dan Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu agar kalian tegakkan agama dan janganlah berpecah belah di dalamnya." (QS. Asy Syura: 13)

"Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama yang satu, dan Aku adalah Tuhanmu, maka bertakwalah kepada-Ku."
(Al-Mu'minun: 52)

 

Info Bantuan Gempa

Info Dareliman
Info Dareliman
Ust M. Elvi Syam

Ust. Elvy Syam

Islamic Center

Fatwa Ulama

Kategori Konsultasi

Home arrow Aqidah arrow Konsultasi : Ketika Ajaran Agama di Fitnah
Konsultasi : Ketika Ajaran Agama di Fitnah PDF Cetak E-mail
Jumat, 18 April 2008
Pertanyaan :

Assalammualaykum Warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz...Bagaimana tindakan dan apa yang harus kita lakukan lakukan sebagai seorang muslim, apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan ajaran Islam difitnah oleh orang lain? Seperti karangan orang Belanda yang diberi judul fitna, yang dipublikasikan kepada masyarakat dunia lewat cerita bergambar (cerber/film) Wassalam Terima kasih

Jawaban:

Wa'alaykumusalam Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebagai seorang muslim tentu dia harus mempunyai rasa kecemburuan kepada agamanya (ghirah), apalagi kalau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan agama Islam difitnah, dicela dan diperolok-olokkan, sehingga dalam hal ini Allah Subhânahu wa Ta'âla berfirman: "Katakanlah apakah dengan nama Allah dan ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu berolok-olok, tidak usah kamu minta maaf, karena kamu sudah kafir sesudah keimanan kamu". (QS. at-Taubah: 65-66). Fitnahan,celaan dan cemoohan yang dilakukan orang-orang di zaman sekarang terhadap agama Islam ini bukan hanya terjadi pada zaman sekarang saja, akan tetapi sudah terjadi sejak zaman dahulu, seperti dapat dilihat nanti dalam surat al-Baqarah ayat 58-59, tatkala orang Yahudi disuruh untuk mengucapkan hiththah yang artinya bebaskan, lalu Yahudi memplesetkan dengan mengatakan hinthah yang artinya gandum. Oleh karena itu apabila Islam difitnah dan dihina dan dipublikasikan ke media masa, maka sikap kita : 

  • Jangan duduk di majelis-majelis bathil tersebut.
  • Hendaklah kita membela semampu kita dengan menegakkan hujjah kepada mereka dengan ilmu dan menyebutkan kesalahan-kesalahan mereka itu kalau sekiranya fitnah tersebut datang dari orang-orang munafiqin dari kalangan kaum muslimin. Apabila fitnah tersebut datang dari orang-orang kafir, maka hendaklah kita mempersiapkan segala sesuatu untuk memerangi mereka, dan bersabar menghadapi, sambil mengadakan pembelaan terhadap tuduhan-tuduhan mereka yang dusta, dan perlu diketahui bahwa ketika sikap caci-maki agama kalau datang dari orang-orang kafir hal itu juga terjadi pada diri nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam yang dicela dihina oleh orang-orang kafir Quraisy.
  • Walaupun orang-orang kafir dan orang-orang munafiqin berusaha untuk mengadakan propaganda, maka sekali-kali tidak akan mengurangi ketinggian Islam dan kemuliannya, karena Allah 'Azza wa Jalla  telah mengutus Rasul dengan membawa petunjuk-Nya, untuk meninggikan agama Islam ini atas agama yang lain meskipun orang-orang kafir membencinya
Wallahu 'Alam

Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Elvy Syam , Lc

 
Berikutnya >

Free Joomla Templates