| Konsultasi : Ketika Ajaran Agama di Fitnah |
|
|
|
| Jumat, 18 April 2008 | |
|
Pertanyaan : Assalammualaykum Warahmatullahi wabarakatuh Ustadz...Bagaimana tindakan dan apa yang harus kita lakukan lakukan sebagai seorang muslim, apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan ajaran Islam difitnah oleh orang lain? Seperti karangan orang Belanda yang diberi judul fitna, yang dipublikasikan kepada masyarakat dunia lewat cerita bergambar (cerber/film) Wassalam Terima kasih Jawaban: Wa'alaykumusalam Warahmatullahi Wabarakatuh Sebagai seorang muslim tentu dia harus mempunyai rasa kecemburuan kepada agamanya (ghirah), apalagi kalau Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan agama Islam difitnah, dicela dan diperolok-olokkan, sehingga dalam hal ini Allah Subhânahu wa Ta'âla berfirman: "Katakanlah apakah dengan nama Allah dan ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu berolok-olok, tidak usah kamu minta maaf, karena kamu sudah kafir sesudah keimanan kamu". (QS. at-Taubah: 65-66). Fitnahan,celaan dan cemoohan yang dilakukan orang-orang di zaman sekarang terhadap agama Islam ini bukan hanya terjadi pada zaman sekarang saja, akan tetapi sudah terjadi sejak zaman dahulu, seperti dapat dilihat nanti dalam surat al-Baqarah ayat 58-59, tatkala orang Yahudi disuruh untuk mengucapkan hiththah yang artinya bebaskan, lalu Yahudi memplesetkan dengan mengatakan hinthah yang artinya gandum. Oleh karena itu apabila Islam difitnah dan dihina dan dipublikasikan ke media masa, maka sikap kita :
Dijawab oleh : Ustadz Muhammad Elvy Syam , Lc |
| Berikutnya > |
|---|