Mutiara Indah Perkataan Para Salaf – Bab 11 Sibuk dengan aib orang lain

waktu baca 2 menit
Selasa, 16 Jan 2024 09:08 0 63 admin

♻️ Free share ❌ no crop 📥 Download poster:  @DarelimanOfficial

•┈┈••••┈۞◈﷽◈۞┈••••┈┈•
Mutiara Indah Perkataan Para Salaf
Karya Syekh Abdurrazaq bin abdul muhsin albadr hafidzhohullah ta’la
•┈┈••••┈۞☕۞┈••••┈┈•

Segala puji bagi Allah ï·», Aku memuji nya dengan mensucikan nya yang mana hanya Dia-lah yang pantas memiliki-Nya. Dan sholawat beserta salamnya dipanjatkan kepada penutup para Nabi dan Rasul-Nya Nabi Muhammad ï·º, dan segenap keluarga dan sahabat-sahabatnya. Amma ba’du,

Bab 11 Sibuk dengan aib orang lain
وقال ابنُ الكَوَّاءِ للرَّبيعِ بنِ خُثَيمٍ: (ما نراك تعيبُ أحدًا ولا تَذُمُّه! فقال: وَيلَك يا بنَ الكوَّاءِ! ما أنا عن نفسي براضٍ فأتفَرَّغَ من ذنبي إلى حديثِ النَّاسِ! إنَّ النَّاسَ خافوا اللهَ على ذنوبِ النَّاسِ، وأمِنوه على نُفوسِهم) . (الحلية) لأبي نعيم

Diriwayatkan dari Abdullah bin Muhammad bin al-Kawwaa’. Bahwa suatu ketika dia berkata kepada ar-Rabi’ bin Khutsaim, “Kami tidak pernah melihatmu mencela atau mengkritik seorang pun?”.
Maka ar-Rabi’ pun menjawab, “Sungguh celaka dirimu wahai Ibnul Kawwaa’, aku tidak bisa merasa ridha terhadap keburukan yang ada pada diriku sendiri, bagaimana mungkin aku bisa merasa puas -dengan keadaanku sendiri- lalu melupakan dosa-dosaku dan sibuk membicarakan orang-orang. Sesungguhnya orang-orang itu seringkali mengkhawatirkan dari hukuman Allah ta’ala mengenai dosa-dosa yang menimpa orang lain sementara mereka merasa aman/tidak mempermasalahkan ketika ternyata dosa itu juga ada pada dirinya sendiri.”(al-Hilyah karya Abu Nu’aim, 2/110)

حَقًا فَكَمْ مِنْ أُنَاسٍ تَفَرَّغُوا لِعُيُوبِ الْآخَرِينَ، وَنَسُوا عُيُوبَ أَنْفُسِهِمْ مِنْ تَرْكٍ لِوَاجِبَاتٍ وَارْتِكَابٍ لِمَنْهِيَّاتٍ.

Benarlah demikian, betapa banyak orang yang memfokuskan waktunya hanya untuk mengurusi aib-aib orang lain sementara mereka melupakan aib-aib dirinya sendiri; padahal senyatanya mereka sendiri juga meninggalkan kewajiban-kewajiban dan menerjang larangan-larangan agama.

📜 𝗡𝗮𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗺𝘂𝗹𝗶𝗮 𝗶𝗻𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗿𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗶𝘁𝗮 : 📜
𝟭. 𝗠𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗶𝗯𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗶𝗯 𝘀𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗷𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗶𝗯𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗶𝗯 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗮𝗶𝗻.
𝟮. 𝗕𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝘀𝗶𝗯𝘂𝗸𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝘂𝘀𝗶 𝗮𝗶𝗯 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗮𝗶𝗻 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶, 𝗺𝗲𝗻𝗴𝘂𝗿𝘂𝘀𝗶 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝘁𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗮𝗶𝗻, 𝗽𝗿𝗶𝗯𝗮𝗱𝗶 𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴.𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝘄𝗮𝗸𝘁𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗿𝗯𝘂𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗶𝗮-𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗱𝗮𝗵𝗮𝗹 𝗮𝗶𝗯 𝗱𝗶𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗯𝗲𝗻𝗮𝗵𝗶.

✍ 𝗥𝗮𝗵𝗺𝗮𝘁 𝗥𝗶𝗱𝗵𝗼 𝗦.𝗔𝗴 𝗔𝗹𝘂𝗺𝗻𝘂𝘀 𝗦𝗧𝗗𝗜 𝗶𝗺𝗮𝗺 𝗦𝘆𝗮𝗳𝗶’𝗶 𝗷𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿

Baarakallahu fiikum

•••┈•○○•┈••○☕○•┈•○○•••┈

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA
    Open chat
    Ada yang bisa dibantu?
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Ada yang bisa kami bantu?