Kutipan Harian, Edisi: Jumat, 23 Februari 2024

waktu baca 1 menit
Kamis, 22 Feb 2024 21:26 0 71 admin

โ™ป Free share โŒ no crop ๐Ÿ“ฒ Follow: @ydeiorid ๐Ÿ“ฅ Poster: @DarelimanOfficial


๐Ÿ”ฐ๐Š๐ฎ๐ญ๐ข๐ฉ๐š๐ง ๐‡๐š๐ซ๐ข๐š๐ง๐Ÿ”ฐ
๐Ÿ—“ ๐„๐๐ข๐ฌ๐ข : ๐‰๐ฎ๐ฆ’๐š๐ญ, ๐Ÿ๐Ÿ‘ ๐’๐ฒ๐š’๐›๐š๐ง ๐Ÿ๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ“ ๐‡ / ๐Ÿ๐Ÿ‘ ๐…๐ž๐›๐ซ๐ฎ๐š๐ซ๐ข ๐Ÿ๐ŸŽ๐Ÿ๐Ÿ’ ๐Œ
๐Ÿ“๐˜๐š๐ฒ๐š๐ฌ๐š๐ง ๐ƒ๐š๐ซ ๐ž๐ฅ-๐ˆ๐ฆ๐š๐ง

โ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ขโœฟโโœฟโ€ขโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ”ˆโ€ข

๐Ÿ“Œ๐’๐”๐๐๐€๐‡ ๐˜๐€๐๐† ๐’๐„๐‘๐ˆ๐๐† ๐ƒ๐ˆ๐“๐ˆ๐๐†๐†๐€๐‹๐Š๐€๐ ๐’๐€๐€๐“ ๐Š๐‡๐”๐“๐๐€๐‡ ๐‰๐”๐Œ’๐€๐“

Ketika salat Jumat, kita perhatikan beberapa jamaah salat Jumat tidak berusaha menghadapkan wajahnya ke arah khatib Jumat. Ada yang nenunduk ke bawah, ada yang melihat ke berbagai arah, bahkan ada yang bermain gadget sampai dengan tertidur.

Perlu diketahui bahwa salah satu sunnah ketika mendengarkan khutbah Jumat adalah menghadapkan wajah ke arah khatib Jumat dan tidak mengapa mengubah arah duduk agar memudahkan dan nyaman mengarahkan wajah ke arah khatib. Sebagian ulama menjelaskan bahwa menghadapkan wajah ke arah khatib Jumat termasuk sunnah yang banyak ditinggalkan. Berikut sedikit pembahasannya.

Terdapat beberapa hadis dan atsar sahabat serta penjelasan ulama terkait hal ini.

Sebagian sahabat Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wasallam berkata,

ูƒุงู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฅุฐุง ุตุนุฏ ุงู„ู…ู†ุจุฑ ุŒ ุฃู‚ุจู„ู†ุง ุจูˆุฌูˆู‡ู†ุง ุฅู„ูŠู‡.

โ€œDahulu ketika Nabi Shallallahu โ€™alaihi wasallam naik mimbar, kami menghadapkan wajah kami ke arah beliauโ€ (HR. Tirmidzi no. 509. Lihat Penjelasannya di Al-Silsilah Ash-Shahihah no. 2080).

Syaikh Al-Albani Rahimahullah menjelaskan bahwa sunnah ini banyak ditinggalkan terutama di zaman ini. Beliau Rahimahullah berkata,

โ€Žุงุณุชู‚ุจุงู„ ุงู„ุฎุทูŠุจ ู…ู† ุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ู…ุชุฑูˆูƒุฉ

โ€œMenghadapkan (wajah) ke arah khatib merupakan di antara sunnah yang ditinggalkanโ€ (Al-Silsilah Ash-Shahihah, 5: 110).

๐Ÿ“ช Telegram :
t.me/DarelimanOfficial
๐Ÿ“ท Instagram :
instagram.com/ydeiorid
๐Ÿ“ท Facebook :
facebook.com/dareliman
๐ŸŒ Website :
dareliman.or.id

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
    LAINNYA
    Open chat
    Ada yang bisa dibantu?
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Ada yang bisa kami bantu?