Duniamu Tidak Akan Rugi Jika Engkau Tinggalkan Demi Shalat Yang Engkau Prioritaskan

waktu baca 1 menit
Kamis, 4 Jul 2024 10:06 0 34 admin

♻️ Free Share ❌ No Crop 📥 Download Poster

Tidak perlu berusaha terlalu jauh, Berusaha dari yang paling dekat pada diri kita,
Hal yang mungkin selama ini sering kita remehkan, “Nanti aja kan masih lama waktunya.” Iya, waktu shalat.

Amirul Mukminin, Umar bin Al Khoththob –radhiyallahu ‘anhu- mengatakan, “Sesungguhnya di antara perkara terpenting bagi kalian adalah shalat. Barangsiapa menjaga shalat, berarti dia telah menjaga agama. Barangsiapa yang menyia-nyiakannya, maka untuk amalan lainnya akan lebih disia-siakan lagi. Tidak ada bagian dalam Islam, bagi orang yang meninggalkan shalat.“
Imam Ahmad –rahimahullah juga mengatakan perkataan yang serupa, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu.

Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.“Lihat Ash Sholah, hal. 12.

Semoga tulisan sederhana ini dapat memotivasi kita semua dan dapat mendorong saudara kita lainnya untuk lebih perhatian terhadap shalat lima waktu.

Barakallahu fiikum.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Artikel Terbaru

    “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.”
    (QS. An Nahl: 97)

    “Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”
    (QS. An-Nisa’: 19).

    LAINNYA
    Open chat
    Ada yang bisa dibantu?
    Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Ada yang bisa kami bantu?