WAKAF PRODUKTIF POHON PAHALA
 
Seketika Umar terkejut dengan perkataan Yasir yang mengatakan kepada Amir bahwa ‘pohon sawit ini tidak akan mati sampai hari kiamat’,
Segera Umar mendekat (fikirnya) “mana mungkin ada sawit yang gak akan mati sampai kiamat” setau Umar waktu di kuliah secara ilmu pengetahuan sawit itu umur produktif nya paling lama 25 tahun setelah itu harus dilakukan replanting.
Bilang umar : akhi…tadi antum katakan ada sawit yang gak pernah mati, coba lihat mana sawitnya…
(segera Yasir menyerahkan sebuah selebaran), Umar membaca dengan khusyuk dan tertegun, dan wajahnya bersinar kemudian bergumam “sawit ini benar-benar akan senantiasa hidup sampai hari kiamat kelak”
Ternyata selebaran yang dibaca Umar adalah selebaran yang didalamnya ajakan untuk untuk berwakaf produktif yang di inisiasi oleh Yayasan Dar el-Iman Padang
Didalamnya Yayasan Dar el-Iman sekarang sudah membebaskan lahan sawit kosong seluas 53 hektar di Pasaman Barat dengan harga keseluruhan Rp 2.385.000.000,- (dua milyar tiga ratus delapan puluh lima juta rupiah) atau seharga Rp 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) per hektar.
Dengan harga satu batang pohon sawit sampai panen Rp. 375.000,- hasil dari lahan ini akan digunakan :
1. Perkembangan dakwah
2. Pembangunan mesjid
3. Pembangunan sarana pendidikan
4. Bantuan sosial, dll
Juga dari hasil sawit ini juga kan dibeli lahan berikutnya, sehingga bertambah dan menghasilkan keuangan yang lebih banyak.
Didalam selebaran juga ada nomor rekening dan kontak person yang bisa dihubungi jika ingin memiliki Sawit yang takkan pernah mati
Transfer ke :
Rek BSI (ex BSM kode 451)
111 222 44 55
Segera Umar pamit kepada Yasir dan amir untuk Segara mentransfer sedikit dari tabungannya (ketika itu cukup untuk 3 pohon sawit), harapan nya semoga yang sedikit ini menjadi amal jariyyah ketika menghadap kepada Allah سبحانه وتعالى.
Umar betul-betul yakin dengan hadits Rosulullah صلى الله عليه وسلم :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Nb : kisah diatas adalah” ide dan cerita yg terlintas di pikiran seorang ikhwan setelah mengetahui yayasan dar el iman memang betul betul punya program wakaf produktif . “