Islam memandang bahwa ibu adalah poros dan sumber kehidupan, untuk itulah kaum sekuler pun berusaha menghilangkan fitrah seorang ibu dengan sibuk mempropagandakan gender hingga ia lupa akan peran utamanya dalam keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.
“Seorang ibu adalah semilir angin sejuk yang menghembuskan nafas kedamaian dan kasih sayang ke seluruh ruang kehidupan. Dan ia sangat berpengaruh dalam pembentukan manusia yang baik.”
๐ As-Sunnah An-Nabawiah baina ahlil fiqhi wa ahlil hadits,ย hal 52
Benarlah syair yang diungkapkan penyair Hafizh Irahim ketika menggambarkan tentang sosok ibu:
Ibu adalah madrasah Bila kau mempersiapkannya Kau mempesiapkan bangsa yang kokoh Ibu adalah taman Bila engkau merawatnya dengan air sejuk Taman itu akan menumbuhkan pohon Dengan dedaunan yang lebat menghijau Ibu adalah maha guru Jejak kakinya terpateri sepanjang sejarah dunia
โBarangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.โ (QS. An Nahl: 97)
Tidak ada komentar